Asa? Jiwa & Raga
-Asa? Jiwa & Raga-
Rintik-rintik semula hanya setitik
Setetes memoles, seluruh wajah terpoles
Berkabut tipis, menebal lalu sampai berlapis
Iya, kudengar engkau menangis...
Setetes memoles, seluruh wajah terpoles
Berkabut tipis, menebal lalu sampai berlapis
Iya, kudengar engkau menangis...
Malam sesak, tidak lagi berkutik
Lalu apa?
Lalu.. suaramu... dimana?
Pencarianku terpaku
Lalu hujan lebih deras
Jeritanmu juga semakin mengeras
Lalu apa?
Diamku tidak sementara
Pintu terkunci perlahan kubuka
Lalu apa?
Lalu.. suaramu... dimana?
Pencarianku terpaku
Lalu hujan lebih deras
Jeritanmu juga semakin mengeras
Lalu apa?
Diamku tidak sementara
Pintu terkunci perlahan kubuka
Disitu kah ragamu?
Adakah jiwamu yang kelu?
Atau hanya selayak bumbung bambu?
Kutepuk bersuara, tapi kosong tak berjiwa..
Atau hanya selayak bauran zat di udara?
Tak ada raga tapi aku tahu selalu ada
Adakah jiwamu yang kelu?
Atau hanya selayak bumbung bambu?
Kutepuk bersuara, tapi kosong tak berjiwa..
Atau hanya selayak bauran zat di udara?
Tak ada raga tapi aku tahu selalu ada
Diakah engkau wahai jiwaku?
Jiwa selain aku yang sedang bersendu
Menukik tajam, menyelam
Menyusun agenda-agenda acara
Berujung pada satu kesatuan asa
Jiwa selain aku yang sedang bersendu
Menukik tajam, menyelam
Menyusun agenda-agenda acara
Berujung pada satu kesatuan asa
ILH.07/9/14


Komentar
Posting Komentar
Add your comment!